Cara Berkembang Biak Kambing

Bagi kalian yang tinggal di pedesaan, sangat tidak asing jika menemukan peternakan hewan. Salah satunya adalah kambing. Kambing merupakan hewan ternak yang banyak dipelihara oleh manusia. Kambing sendiri memiliki banyak manfaat untuk manusia. Bagian kambing yang sering dimanfaatkan adalah daging, susu, bulu serta kulitnya. Daging dan susu kambing meiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh manusia apabila dimakan dalam porsi yang sesuai, salah satunya yaitu protein. Bagi pecinta makanan, daging kambing kerap di temui dalam berbagai resep masakan nusantara yang menggugah selera seperti sate, gulai, dan lain-lain.

Sudah sejak ribuan tahun lalu kambing dibudidayakan oleh manusia. Bahkan kambing adalah hewan pertama yang diternakan oleh manusia. Kambing hidup berkelompok yang dipimpin oleh kambing betina yang tertua dalam mencari makan, sedangkan dalam menjaga keamanan kambing jantan yang mengambil peran. Kambing adalah hewan herbivore dimana makanan utamanya adalah rumput dan dedaunan.

Kambing memiliki ciri bertanduk dikepalanya yang mana biasa digunakan sebagai perlindungan diri saat kambing merasa terancam. Ukuran tanduk kambing jantan pada umumnya lebih besar dan panjang dari ukuran kambing betina. Ukuran tubuh kambing adalah 1,3 sampai 1,4 m panjang tubuhnya tidak termasuk ekor dengan tinggi badan mencapai sekitar 58 cm dan berat hingga 120 kg. Ukuran kambing juga tergantung pada gender dimana kambing jantan biasanya leih besar daripada kambing betina.

Cara Kambing Berkembangbiak

Kambing ternak meiliki nama latin  Capra aegrarus hircus yang tergolong dalam kelompok mamalia. Artinya kambing adalah hewan yang berkembang biak dengan cara melahirkan dan menyusui anaknya. Pada musim kawin para kambing jantan akan akan memperebutkan kambing betina dengan cara menanduk pada kambing jantan lainnya.

Masa kehamilan kambing betina adalah sekitar 5 bulan yang terbagi menjadi dua periode yaitu periode pertama pada saat hamil muda dimana usia kehamilan 2 sampai 3 bulan dan periode kedua adalah hamil tua berusia 4 sampai 5 bulan atau 2 bulan sebelum melahirkan. Kambing biasanya melahirkan anak antara 1 ekor hingga 3 ekor kambing. Dan dalam 1 tahun kambing bisa melahirkan anak hingga 2 kali.
 
Melihat secara sekilas kambing sedang hamil sedikit sulit apalagi usia kambing masih muda sehingga tidak terlihat jika kambing mengandung. Tanda-tanda bahwa kambing sedang mengandung biasanya adalah kambing lebih tenang dan jinak. Kulitnya akan mengendur dan pusarnya akan melebar serta bulu rontok dan mengkilap. Nafsu makan kambingpun akan meningkat hingga sampai usia 3 bulan kehamilan baru akan terlihat kambing lebih gemuk dan sedang mengandung. Perut kambing juga pasti akan terlihat lebih besar. Saat kambing sedang mengandung harus diperhatikan kualitas gizi dan kuantitas pakan yang akan dikonsumsi oleh induk kambing terutama pada usia 2 sampai 3 bulan pertama karena pada usia ini pertumbuhan janin semakin cepat dan membutuhkan makanan yang sehat dan bergizi. Karena pakan kambing juga akan mempengaruhi kondisi  janin yang ada di dalam kandungan serta induk kambing. Kambing yang sedang mengandung juga harus diberikan ruang yang berbeda dengan kambing lain agar terhindar dari gangguan yang disebabkan oleh kambing lainnya. Ukuran dan letak kandang juga usakan tidak terlalu kecil dan terkena sinar matahari agar kambing bisa bergerak dengan leluasa dan tidak stres serta sehat sampai waktunya melahirkan. Setelah lahir, anak kambing akan disusui oleh induk kambing hingga dia bisa mencari makan untuk dirinya sendiri. Kambing dapat hidup hingga usia 18 tahun.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Berkembang Biak Cicak

Cara Berkembang Biak Kupu-kupu

Cara Berkembang Biak Semut