Cara Berkembang biak Sapi

Hewan peternak yang dibudidayakan oleh manusia sangat banyak jenisnya contohnya saja sapi. Sapi menjadi sumber utama susu yang biasanya di pasarkan oleh kalangan umum di seluruh dunia. Tak hanya susu, daging sapi juga sangat banyak peminatnya kerna rasanya yang enak. Berbagai macam olahan daging sapi dapat ditemukan di rumah makan pinggiran bahkan di restoran bintang lima. Sapi sendiri memiliki berbagai jenis seperti sapi pedaging atau sapi potong, sapi perah dan sapi pekerja yang biasanya digunakan tenaganya sebagai penggerak alat transportasi untuk mengolah lahan seperti membajak dan alat indutri seperti pemeras tebu. Bagian lain dari sapi yang bernilai ekonomis dan banyak dimanfaatkan adalah kulit sapi yang kerap dijadikan bahan industry pakaian dan sepatu, tanduk bahkan tinjanya.

Sapi adalah salah satu genus dari Bovidae. Asal sapi diperkirakan dari Asia Tengah, lalu terus menyebar ke Benua Eropa, Benua Afrika, Benua Asia dan ke seluruh dunia. Ciri-ciri fisik seperti warna dan bentuk telinga sangat bervariasi tergantung jenis keturunan sapi. Harapan hidup sapi bisa terbilang panjang, sapi bisa hidup sampai usia 25 tahun. Sapi adalah hewan herbivora pemakan rumput dan dedaunan. Sapi memiliki perut 4 ruang untun mencerna makanan yaitu rumen, reticulum, omasum dan abomasum. Makanan yang sudah difermentasi dalam rumen akan dikembalikan lagi ke mulut untuk di kunyah kembali yang disebut ruminansi. Sapi bisa membutuhkan waktu untuk mencerna makanan hingga 100 jam.

Siklus Perkembangbiakan Sapi

Sapi adalah hewan mamalia yang berkembang biak dengan cara melahirkan atau beranak dan menyusui. Berkembang biak sangat penting untuk melanjutkan keturunan jenis ras semua hewan. Sapi jantan dapat menghasilkan spermatozoa saat sudah mengalami pubertas atau dewasa kelamin untuk dapat membuahi sapi betina. Sapi biasanya mengalami birahi pada masa kawin selama 21 hari. Setelah sapi betina dibuahi oleh sapi jantan, hasil pembuahan ovum oleh spermatozoa akan terjadi 3 periode yaitu perode ovum dari terjadinya fertilisai sampai impantasi, periode embrio dimulai dari implantasi sampai pembentukan lat tubuh bagian dalam dan periode fetus yang membentuk janin dan tumbuh dalam Rahim indukan sapi. Waktu lamanya sapi betina mengandung adalah 240 sampai 330 hari.  Sapi biasanya hanya akan melahirkan 1 anak dalam sekali melahirkan, tapi ada beberapa kasus sapi melahirkan lebih dari 1 ekor anak sapi.

Ciri-ciri sapi akan melahirkan adalah sapi mudah merasa gelisah, sedangkan ciri fisiknya adalah ambingnya sudah turun dan puting induk sapi mengeras. Terjadi pendalaman terhadap tulang pelvis dan dua tulang yang menonjol pada punngung. Vulva mulai membengkok sampai dua kali melebihi ukuran normal. Sapi akan lebih sering buang air kecil. Bibir kemaluan pada sapi akan membesar dan mengelurkan lendir dari alat kelamin. Dua minggu sebelum induk sapi melahirkan, sapi akan sangat banyak makan namun saat mendekati hari kelahiran nafsu makan sapi akan turun drastis. Sapi yang akan melahirkan harus dihindari dari sapi lain untuk menjaga keamanan calon bayi sapi. Sapi juga akan lebih sering bangun lalu tidur secara berulang ulang sambil mengendus tempat yang cocok dan dirasa nyaman untuk tempat melahirkan. Setelah anak sapi lahir pedet atau anak sapi akan dijilati oleh induk sapi untuk memperlancar aliran darah anak sapi. Jika anak sapi lahir normal dan sehat, setelah beberapa menit anak sapi akan berdiri dan berjalan serta secara naluriah mencari puting induknya untuk menyusu. Anak sapi akan menyusu kepada induknya selama 7 sampai 8 bulan sebelum akhirnya disapih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Berkembang Biak Cicak

Cara Berkembang Biak Kupu-kupu

Cara Berkembang Biak Semut