Cara Berkembang Biak Kecoak

Kecoak merupakan salah satu jenis serangga yang memiliki jumlah spesies cukup besar. Bahkan persebaran populasinya bisa ditemui hampir di seluruh daratan dunia (kecuali kutub). Secara umum, perkembangbiakan kecoak lebih didominasi dengan cara ovipar atau bertelur. Adapun sebagian kecil di antaranya mampu berkembang biak dengan cara ovovivipar, atau dalam istilah umum bertelur dan menetas sekaligus di dalam perut kemudian dilahirkan.

Sistem reproduksi kecoak

Perkawinan dengan jantan

Seperti cara bereproduksi hewan pada umumnya, kecoak juga melakukan hubungan seksual antara kecoak jantan dan betina. Hasil dari perkawinan ini akan membuat kecoak betina mengandung kemudian membuahkan telur yang disebut ootheca. Sayangnya, beberapa studi ilmiah menemukan bukti bahwa reproduksi yang dihasilkan dari perkawinan antara jantan dan betina tidak secepat reproduksi kecoak betina tanpa perkawinan dengan jantan.

Bertelur tanpa jantan

Dalam studi penelitian lain, kecoak dipastikan mampu berkembang biak tanpa perkawinan antara jantan dengan betina. Ketika kecoak betina tidak menemukan jantan untuk melakukan hubungan, maka ia bisa melakukan reproduksi dengan cara aseksual atau partenogenesis.

Aseksual

Terjadinya reproduksi secara aseksual karena kecoak betina tidak menemukan kecoak lain di sekitarnya dalam kurun waktu yang relatif lama. Dalam hal ini, kecoak mampu bertelur setelah melewati paling tidak 13 hari.

Partenogenesis

Cara kecoak berkembang biak dengan partenogenesis disebabkan karena kecoak hanya menemukan pasangan sama-sama betina. Meskipun demikian, justru rentang waktu untuk melakukan reproduksi jauh lebih singkat, mereka bisa bertelur dalam setiap 10 hari.
Dalam perkembangannya, kecoak mengalami masa metamorfosis tidak sempurna. Suatu sistem perkembangbiakan yang bermula dari telur hingga dewasa tanpa melalui larva dan pupa.
Setelah berkembang biak melalui ovipar maupun ovovivipar, siklus hidup pada hewan kecoak terbagi menjadi 3 fase, yaitu telur, nimfa, dan imago. Berikut penjelasan masing-masing fase dilihat secara biologis.

Fase Telur

Seekor kecoak betina akan menghasilkan telur yang relatif berbentuk kapsul. Dalam ilmu biologi, telur kecoak ini dikenal dengan nama ootheca. Masing-masing kecoak dengan spesies yang berbeda menghasilkan ootheca yang bervariatif. Mulai dari bentuk, jumlah, hingga rentang waktu yang dibutuhkan telur untuk menetas.

Jika dilakukan studi kasus, karakteristik yang berbeda-beda pada setiap ootheca tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi spesies kecoak itu sendiri. Hasilnya bisa dijadikan sebagai referensi ilmiah untuk mengetahui jenis kecoak yang akan tumbuh.

Fase Nimfa

Nimfa adalah kecoak muda yang baru keluar dari ootheca. Setelah berusaha keluar, nimfa akan melewati beberapa proses tertentu sebelum beranjak dewasa.

Di tahap awal, nimfa melakukan beberapa kali moulting. Yaitu pergantian kulit sebagai bagian dari proses adaptasinya. Selama pergantian kulit, kecoak belum memiliki organ tubuh yang lengkap, karena beberapa orga seperti sayap masih dalam tahap pembentukan.

Setiap kali pergantian kulit, tubuh fisik kecoak akan terlihat semi putih. Setelah beberapa jam kemudian akan tampak lebih gelap layaknya kecoak pada umumnya.

Meskipun masih relatif muda, namun nimfa sudah bisa bergerak bebas dan mencari makan sendiri di lingkungan sekitarnya. Hal ini mendorong pertumbuhan nimfa akan lebih singkat jika makanan penyuplainya mudah ditemukan.

Fase Imago

Fase imago merupakan titik kedewasaan kecoak setelah selesai melewati tahap nimfa. Dalam fase ini, organ-organ tubuh kecoak seperti sayap dan antena akan mulai berkembang dan terbentuk secara bertahap. Bahkan kecoak dewasa sudah mampu melakukan reproduksi atau berkembang biak dengan sendirinya.

Demikian cara berkembang biak kecoak yang bisa menjadi referensi bagi Anda. Siklus kehidupan kecoak sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor fisik, seperti kelembaban tempat dan ketersediaan makanan. Sehingga masa reproduksi atau keberlangsungan hidup dari kecoak akan berbeda-beda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Berkembang Biak Cicak

Cara Berkembang Biak Kupu-kupu

Cara Berkembang Biak Semut